Ada sepenggal syair puisi aneh yang terbaca olehku beberapa hari lalu :
“Tahukah engkau apa itu derita ?
Engkau cinta tapi kau tak bisa … ”
Nggak tahu kenapa ada puisi semacam itu nongol di My Document komputerku. Barangkali ada yang menulisnya dengan sengaja atau disalin dari punya temannya atau terinspirasi suatu perasaa…..an. Aduh ……aduh….. aduh….
Trus ngapain ya aku memunculkannya di blog ?
Jujur aku mulai mencari-cari arti kata demi kata, mungkin ada maksud lain atau mungkin suatu pesan kepadaku yang sengaja diletakkan… aku menjadi sedikit waspada !
Akhirnya tak kutemukan sesuatu yang lebih bermakna daripada apa yang ditulis penulisnya. Memang begitu adanya. Begitu lugu.
Aku jadi ikut berbelasungkawa atas penderitaan penulisnya. Merasa sedih mengapa terkadang seorang pemuda bisa menderita karena sesuatu yang telah dia anggap sebagai cinta. (aku tidak yakin sama sekali yang menulisnya seorang wanita karena dari summary file-nya terlihat kalau itu ditulis langsung di PC aku )
Aku hanya mencoba merasa-rasa apakah cinta yang dimaksud adalah cinta kepada Allah SWT atau sesuatu yang lain. Tapi puisi derita ini bisa teruntuk kepada siapa dan apa saja.
Mungkin kitalah yang sebenarnya menderita.
Kita cinta kepada Allah namun tak mampu membuktikannya.
Kita cinta pada Rasulullas SAW namun tak bisa meneladaninya dengan seutuhnya.
Kita cinta pada orang tua kita, namun tak mampu bersikap layaknya anak yang berbakti.
Kita cinta pada negara kita, namun tak mampu berkorban memberi keharuman namanya.
Kita cinta pada seseorang….. eitsssssssssssssss. Nyaris.
Mungkin akulah yang paling menderita karena akulah yang menulisnya.
Orang go-blog bikin blog... yah beginilah jadinya :P
Berturut-turut dari kiri : Firlan, Didi dan Ade (semuanya matematika '06).... makanya kalo foto ati-ati