Prajabatan, prajab, atau LPJ (Latihan Prajabatan) adalah kewajiban dan bekal awal seorang CPNS untuk meniti karirnya, dimanapun daerah dan instansi bertugas. Sebuah batu yang mesti diloncati.

Tahun 2011, Pusat Pendidikan dan Latihan BPS RI ternyata dalam proses renovasi dan tidak menerima peserta prajabatan dalam jumlah yang banyak. Itulah mengapa saya dan kawan-kawan, CPNS BPS angkatan 2010 dari Sumatera Barat tidak bisa berkunjung ke Lenteng Agung, Jakarta dalam rangka diklat prajabatan.

Dialihkan ke Badan Diklat Provinsi Sumatera Barat menjadi suatu hal yang patut disyukuri. Bukan karena masih di tanah kelahiran, tapi karena berjumpa dengan rekan-rekan instansi selain BPS dilingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, Padang dan Universitas Sutan Syarif Kasim Riau. Ganti ini cukup setara dengan perjumpaan sesama rekan BPS senusantara.

Sisi lain, dari segi latar belakang widyaiswara yang memfasilitasi diklat prajabatan, adalah mereka begitu mempesona. Read More

Ada lagi yang baru, dan agak sensitif. Dia bernama PPLS (Program PerLindungan Sosial) 2011. Singakatannya agak maksa gitu, tapi bersahabat dengan audio saya pribadi. Resminya, PPLS dilaksanakan dari pertengahan Juli sampai pertengahan Agustus 2011 dan merupakan rangkaian terbaru dari saudara tuanya, BLT 2008, namun kali ini tanpa Bantuan Langsung Tunai yang menggemparkan itu. Sasaran pendataan ini adalah rumah tangga menengah ke bawah, bukan rumah tangga miskin saja.

Ada yang menarik di Kepulauan Mentawai ini wa bil khusus untuk PPLS 2011. Sudah barang tentu penduduk yang mayoritas berada jauh dari pusat pemerintahan, perekonomian dan pembangunan berskala besar akan cenderung, secara ciri-ciri properti fisik, dikategorikan menengah ke bawah. Padahal penduduk terbiasa bertahan dengan biaya hidup yang sangat tinggi. Alhasil, lebih dari 90% dari sekitar 14 ribuan rumah tangga menjadi responden kegiatan ini. Menyebar di kabupaten terluas ini dengan tidak merata, sungguh sebuah tugas yang menggiurkan bagi para PCL (Petugas Cacah Lapangan).

Demikian cuaca yang mulai beranjak ekstrim dari pertengahan hingga akhir tahun, menciptakan duka suka tersendiri bagi para PCL yang bekerja mendata hampir seluruh rumah tangga setiap dusun, setiap desa lintas laut berbadai dan dana yang ditalangi sendiri terlebih dahulu. Read More


PSPK stands for Pendataan Sapi Potong, Sapi Perah dan Kerbau, Cattles, dairy cows and buffaloes data collection. Just for simplicity, we call it Cattle Census. This is a joint project of BPS and Department of Agriculture which should accomplish on 30 June 2011. The project’s main goal is to have accurate data on cattle owners, by name by address, that’s considerable for Indonesia determination of meat self-supporting and import in 2014.

Easier than poulation census indeed, for the amount of cattle population in Mentawai Islands is inferred and in fact, LOW. Less than the data amount in the ‘main regions’ of West Sumatera, known as ‘TANAH TAPI’, where most people hereditarily develop their animal husbandry works.

People in Mentawai Islands mostly raise pigs and fowl through generations and live with traditional farming and fishing. Only a few of them put interest to maintain cows, usually for the reason of faith. Therefore, it’s not all the time easy to locate cows in a district. But we are the officers, first try to index where moslem cluster in a village and with snowballing method (that is to continue interview on other respondent based on the previous respondent’s remark), we collect the data.

Read More

Pertama kali ke pulau Siberut akhirnya terwujud saat pendataan Potensi Desa 2011, berhubung pencacah di Mentawai diambilkan dari organik BPS Kep. Mentawai, maka terbawalah saya satu dan juga semua KSK memperoleh bagian kerja di kecamatan masing-masing.

Senja di Malilimok, Katurei, Siberut Barat Daya

Bersama KSK Senior, Rizki Wahyudi, kita bekerja untuk mendata semua objek pendataan berupa semua SD, SMP, SMA negeri, Posyandu, Polindes, Poskesdes, Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Kantor Desa di 3 kecamatan yakni Siberut Selatan, Siberut Tengah dan tak lupa teritorial saya, Siberut Barat Daya. Read More

Situasi banyak berbeda saat nama-nama untuk Mentawai diperkenalkan dalam pertemuan perdana CPNS BPS Sumatera Barat di kantor provinsi pada tanggal 31 Januari 2011. Situasinya seperti kombinasi antara ingin tahu, menilai, dan bahagia. Sebelumnya, kombinasi antara bosan, tidak ingin tahu, dan berdebar-debar.

Di akhir pertemuan itu, setiap undangan diberikan surat tugas masing-masing. Kami berkenalan satu sama lain, dan tidak lupa antar 5 orang KSK baru Kep. Mentawai: saya, Ade Hartadi (KSK Sipora Selatan), Iskandar Muda(KSK Pagai Selatan), Wella Budiarsih (KSK Pagai Utara), dan Elfi Khaira (KSK Sipora Utara). Read More

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.